Entahlah, aku merasa terkurung oleh diriku sendiri.
Pikiran ini terlalu takut akan rasa masa lalu yang terus ada.
Aku teringat oleh kata-kataku dahulu, bahwa
"kebahagiaan manusia diciptakan oleh manusia itu sendiri, bukan dengan mencarinya yang mengakibatkan engkau akan terperosok ke jurang kesepian".
Selalu menjadi kata mutiara ketika berkhutbah kepada kawan yang hatinya sedang berkabut.
Oohh..
Aku merasakan munafiknya kata-kata tersebut, ketika aku harus keluar dari jurangnya.
Siapa dalam diriku? Hey, boleh kita bersua dengan bahagianya bagai jasad dan qolbu yang berirama?
Maafkan diriku Evan Williams, salah satu mahakarya dirimu menjadi luapan kata-kata dariku yang tidak bermakna.
selamat malam,
No comments:
Post a Comment